Berita

← Kembali ke Berita
26 September 2025 3 kali dibaca

HMPWK-FT Unismuh Makassar Gelar: Drone-Based Geospatial Skill Enhancement, untuk Dukung SDGs 9.

HMPWK-FT Unismuh Makassar Gelar: Drone-Based Geospatial Skill Enhancement, untuk Dukung SDGs 9.

TEKNIK.UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR — Himpunan Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar (HMPWK-FT Unismuh Makassar) kembali menghadirkan kegiatan pengembangan kapasitas mahasiswa melalui program bertajuk Drone-Based Geospatial Skill Enhancement. Kegiatan ini mengusung tema “Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Sebagai Bentuk Penguatan Kapasitas Mahasiswa Dalam Mencapai SDGs 9”.

Acara yang berlangsung pada Jumat, 26 September 2025 di Lt. 3 Menara Iqra Unismuh Makassar ini menghadirkan Ichsan Caesar Pratama, ST, seorang Perencana Muda sekaligus Founder NAGARA, sebagai pemateri. Diskusi dipandu oleh Ahmad Algazali, anggota Bidang SDM HMPWK-FT, yang berperan sebagai moderator.

Dalam pemaparannya, Ichsan Caesar Pratama menekankan pentingnya penguasaan teknologi drone dalam dunia perencanaan wilayah dan kota. Menurutnya, kemampuan mahasiswa dalam membaca, memetakan, dan menganalisis data spasial akan menjadi modal besar dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Penguasaan teknologi drone tidak hanya memperkaya keterampilan teknis mahasiswa, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam pencapaian SDGs, khususnya poin 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur. Mahasiswa harus siap menjadi generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujar narasumber.

Sementara itu, moderator Ahmad Algazali menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membuka wawasan baru bagi mahasiswa untuk lebih memahami peran teknologi geospasial.
“Kami berharap peserta tidak hanya melihat drone sebagai alat dokumentasi, tetapi juga sebagai instrumen penting dalam penelitian, pemetaan, hingga perencanaan pembangunan. Inilah kesempatan untuk belajar langsung dari praktisi yang berpengalaman,” tutur Ahmad.

Ketua HMPWK-FT Muh. Farhan juga menambahkan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk komitmen organisasi dalam memberikan wadah pembelajaran tambahan bagi mahasiswa. Harapannya, mahasiswa dapat lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja dan berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini menegaskan peran organisasi mahasiswa sebagai motor penggerak peningkatan kapasitas diri. Dengan adanya pelatihan semacam ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Bagikan: Facebook Twitter WhatsApp